Eropa Berbahaya Dikunjungi ? Benarkah Ada Bakteri Mematikan

Benarkah Ada Bakteri Mematikan yang berasal dari Eropa membuat Eropa Berbahaya Dikunjungi oleh masyarat luar Bagian Eropa

Eropa Berbahaya Dikunjungi

Memang terlalu berlebihan bahwa kita menganggap bahwa Benua erop berbahya untuk ditinggalin karena adanya bakteri satu ini. menurut sebuah hasil penelitian yang menemukan bawha hampir 33.000 orang meninggal dunia karena bakteri ini.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 ini yang dikembangkan oleh ECDC bahwa Bakteri ini dibagi menjadi lima macam. Beda bakteri ini dengan bateri lain bahwa Bakteri ini mampu meresist atau menolak semua antibiotik tentunya sangat berbahaya.

Antibiotik sendiri diberikan untuk membantu tubuh agar cepat sembuh karena sifat antibiotik yang memang bekerja untuk membunuh bakteri jahat. Bakteri jahat bisa masuk kedalam tubuh dari erbagai faktor diantaranya makanan dan minuman.

Negara yang paling sering di serang Bakteri yang kebal antibiotik ini paling banyak ditemui di Yunani dan Italia yang korbannya paling banyak. Lancet Infectious Diseases merupakan sebuah jurnal yang menyatakan bahwa bakteri ini sangat berbahaya.

Karena sangat berbahay bakter ini mengandung unsur patogen yang dapat memicu beragam penyakit mematikan yang menyebar. Diatarnya adalah penyakit HIV, flu, dan tuberkulosis (TBC) yang dapat menular melalui Udara dan belum ada obatnya.

Kematian Semakin Bertambah dan Beberapa Negara Bergabung Mencari Serum

Tahun 2007 tercatat bahwa 27.000 orang eropa yang meninggal karena bakteri ini dan setiap tahun dari 2015 ada 33.000 yang meninggal dunia. Memang sangat menakutkan penyakit satu ini dan masih belum ditemukan cara mengatasi bakteri ini.

Penyakit ini biasanya sangat banyak ditemukan pada Orang tua dan Bayi yang pada dasarnya daya tahan dan kekebalan tubuh lemah. Jika wadahnya lemah maka bakteri ini bisa semakin berkuasa dan akhirnya malah menjadi kematian.

Penelitian kembali dilakukan tercatat bahwa ada 55.000 orang yang menderita penyakit ini dan 2.400 tidak berhasi bertahan. Karena Bakteri ini sangat mematikan maka beberapa penelti menamai bakteri ini dengan sebutan “superbug“.

Pemerintan Eropa juga sudah berusaha mencari serum untuk mengalahkan bakteri ini termasuk Negara Indonesia yang membantu. Masih ada Brazil, Tiongkok, dan Rusia yang juga ikut serta menbantu mendanai penelitian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *