Fotografer Dilapah Paus Pengalaman Yang tidak akan terlupakan

Menjalani Karir sebagai fotografer terutama untuk hewan laut tidak menyangkah bahwa Fotografer Dilapah Paus namun berhasil selamat

Berencana untuk melakukan pemotretan kepada hiu hiu yang sedang melakukan migrasi. Tiba tiba dirinya dilahap oleh seekor ikan paus
Rainer Schimpf dikabarkan berhasil selamat tanpa mengalami luka.

Rainer Schimpf seorang Fotografer berusia 51 tahun ini yang pergi ke Port Elizabeth Harbour, Afrika Selatan. Tujuannya adalah memotret ikan hiu dan hewan laut lain namun kejadian yang begitu cepat terjadi padanya.

Pada saat dirinya sedang asik memotret ikan hiu sambil menyelam tiba tiba menjadi gelap. Ternyata Rainer Schimpf berada dimulut hewan paling besar dilautan yaitu paus bungkuk yang berselang beberapa detik.

Dirinya merasakan bahwa keadaan sangat gelap dan bagian pinggulnya merasa tertekan. Setengah badannya berada didalammulut hewan besar ini yang paus ini mau menyelam kembali mulutnya terbuka celah.

Kesempatan ini langsung digunakan Rainer Schimpf untuk bisa keluar dari gigitan hewan besar ini. Dirinya mengertahui bahwa hewan ini akan mulai menyelam dan bisa sangat dalam dan akan sangat berbahaya untuknya.

Balaenoptera Edeni Edeni merupakan nama latin dari hewan paus yang panjangnya bisa mencapai 15 meter. Lokasi terjadi ini adalah bagian paling selatan bumi sedikit melewati kawasan Port Elizabeth Harbour, Afrika.

Pada Lautan ini merupakan pertemuan dari berbagai jenis hewan dari anjing laut, pingguin, hiu, dan juga paus. Tentu saja dirinya tidak menyangka akan masuk kedalam mulut hewan paus seperti pinokio.

Instruktur penyelam Claudia Weber-Gebert mengatakan bahwa paus tidak bisa melihat ketika membuka mulutnya. Paus merupakan hewan yang sangat sensitif makanan utama dari paus ini adalah Plankton kecil lautan.

Ukuran kerongkongan dari paus ini tidak besar dan lebih kecil dibandingkan dengan bola basket. Sehingga ketika membuka mulut hewan kecil seperti Sarden, udang dan plankton yang bisa masuk kedalam perut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *