Jamur Tudung Pengantin Unik dan Hanya Ditemukan Di Negara Tropis

Belakangan ini banyak penemuan aneh dan juga sangat unik yang belum pernah terlihat sebelumnya salah satunya adalah Jamur Tudung Pengantin

Jaring biasanya digunakan oleh para nelayan untuk membantu menangkap ikan diberbagai medan. Tidak hanya digunakan di laut dan sungai bahkan jaring bisa digunakan ditambak yang sengaja dibuat untuk ternak ikan.

Bumi ini memiliki banyak sekali tempat yang masih belum terjelajah dan menyimpan banyak misteri. Belakangan ini beberapa peneliti menemukan sebuah jamur yang sangat unik karena bentuknya seperti bentuk jaring.

Jamur sendiri memang ada yang bisa dikonsumsi dan juga ada yang sangat beracun dan berbahaya. Jamur yang aman dikonsumsi sangat bervariasi dan juga sudah banyak dibudidayakan dan dikemas agar bisa tahan lama.

Sedangkan jamur yang beracun biasanya memiliki bentuk dan warna yang tidak biasanya. Warna jamur yang bisa saja memiliki lebih dari satu warna bisa sangat berbahaya jika termakan tanpa sengaja atau saat kelaparan.

Tentu saja racun dari jamur ada penawar namun bagaimana jika kamu tersesat saat dihutan. Pastikan untuk tidak sembarangan mengkonsumi tanaman yang memang belum pernah terlihat karena sangat berbahaya.

Jamur yang unik ini memiliki nama ilmiah Phallus indusiatus yang dapat ditemukan di negara tropis. Mexico, Amerika Selatan, Australia, India, Hong Kong, dan Jepang merupakan negara yang bisa ditumbuhi jamur ini.

Sayangnya negara indonesia yang termasuk hutan tropis belum ditemuka jenis jamur kerudung pengantin ini. Indonesia sendiri hutannya tidak selalu mengalami hujan yang sangat deras malah bisa terjadi longsor.

Jamur ini termasuk kedalam fungi yang merupakan zat hijau yang memiliki sifa heterotof. Sifat ini maksudnya tumbuhan yang tidak bisa menciptakan makanan sendiri sehingga tubuhnya harus menumpang.

Warna dari kerudung jamur ini hany terdiri dua warna saja putih dan juga jingga dan tumbuh setelah dewasa. Jaring akan terus tumbuh dan masa hidup dari jamur ini juga sangatlah pendek hanya bertahan selama 30 hari.

Bau dari jamur ini dihasilkan oleh bagian kepala dari jamur yang biasa digunakan untuk menarik mangsa. Jamur ini seperti bunga bangkai yang menarik perhatian dari lalat hingga dikepala yang berlendir dan dimakan.

Jamur ini juga sudah diteliti hanya bisa tumbuh pada suhu tertentu sekitar 25-30 derajat celcius. Walaupun berlendir dan berbau tidak sedap namun jamur ini digunakan oleh beberapa negara dipercaya sebagai obat obatan.