Kecaman Bos Huawei Dengan Keputusan Dari Perang Dagang Amerika

Setelah mendapatkan keputusan tentang Pemblokiran yang dilakukan oleh Amerika Serikat yang telah memberikan Kecaman Bos Huawei

Presiden Amerika Serikat telah memberikan keputusan terakhirnya terkait dengan perang dagang. Salah satu Perusahaan yang masuk kedalam daftar hitam adalah Huawei Technologies yang dituduh melakukan aksi ilegal.

Tentu saja Pendiri sekaligus Kepala Eksekutif Huawei Technologies Ren Zhengfei mengecam keputusan tersebut. Dirinya mengatakan pihak kami tidak ada melakukan hal yang dianggap mereka melanggar hukum.

Ren Zhengfei juga tidak akan mempemasalahkan jika Perusahaan Chip Qualcomm dan Android memutuskan hubungan. Perusahaannya akan terus mengembangkan chip sendiri untuk mengurangi dampak larangan terhadap produksi cip di AS.

Tentu saja ini sudah siap untuk dilaksanakan dikarenakan Anak perusahan HiSilicon Technologies. Mereka telah berhasil menciptakan Cip yang bisa untuk menggantikan permasalahan dengan negeri paman sam tersebut.

Zhengfei juga menyampaikan bahwa tidak akan ada mangamen yang berubah dari perusahaan kami. Pemerintah hanya bisa menghambat sedikit dan memperlambat kami hanya untuk sementara saja.

Kasus pertama adalah Surat dakwaan terhadap penipuan bank untuk mendapatkan barang dan jasa dari Iran. Lalu Setelah putri Zhengfei, Meng Wanzhou menjabat sebagi Kepala Keuangan Huawei ditangkap di Kanada.

Presiden Donald Trump selaku pemimpin negara paman sam ini telah menutup akses untuk Perusahaan ini. Pembatasan untuk tidak bisa menjual dan akan menyusahkan perusahaan ini untuk menjalankan bisnis.

Alphabet Inc, induk perusahaan dari Google juga telah memberikan informasi yang merugikan huawei. Raksasa teknologi itu akan segera kehilangan akses ke pembaruan sistem operasi Google Android.