Tombol Pada Jamban Ternyata Memiliki Fungsi yang Tidak Sama

Pastiny kalian pernah meilihat Tombol Pada Jamban terutama untuk jamban duduk ternyata dua tombol itu memiliki fungsi yang berbeda

Pada saat kamu ingin membuat besar tentu saja ada tempat yang pasti kalian pergi yaitu Toilet. Pada Toilet kamu akan menemukan dua jenis Jamban yaitu jenis jamban duduk dan juga jamban jongkok asli Indoensia.

Kedua jamban ini biasanya sesuai dengan selera dan untuk jamban jongkok memang banyak di Indonesia. Untuk Jamban duduk biasanya digunakan oleh orang luar negeri yang memang susah dan tidak bisa untuk jongkok.

Namun jamban duduk juga akan mempermudah pasien dan juga orang tua untuk membuang air besar. Pada saat proses akhir pastinya kamu akan menyiram jamban duduk dengan sebuah tombol pada bagian atas tabung.

Ternyata pada bagian menyiram ini ada dua buah tombol yang disediakan dan memiliki fungsi berbeda. Ada sebuah tombol yang berukuran lebih kecil dan satu tombol yang berukuran lebih besar pada bagian penyiram.

Flush adalah sebutan untuk tombol pada bagian untuk menyiram dan memiliki fungsi yang berbeda. Untuk yang tombol kecil namanya single Flush dan untuk yang tombol besar disebut dengan Double Flush.

Pada tombol kecil yaitu single flush memiliki fungsi untuk menyiram air dalam jumlah yang sedikit. Sedangkan untuk Double flush yang akan mengeluarkan air lebih banyak yang juga memiliki fungsi berbeda.

Dalam Menggunakan single Flush itu hanya ketika kamu membuang air kecil kedalam jamban. Air yang sedikit ini akan membersihkan dan membuat jamban menjadi lebih bersih dan higienis setelah digunakan.

Berbeda dengan ketika kamu membuang air besar dengan tekanan air yang banyak dari Double Flush. Sehingga kotoran bisa masuk ke dalam lubang karena jamban didesign seperti berbentuk pusaran air yang cepat.

Teknologi ini dibuat pernama kali orang jepang pada tahun 1960 yang konsep awalnya sangat unik. Awalnya jamban dikombinasikan tempat cuci tangan yang bisa dimanfaatkan airnya untuk menyiram kotoran.

Namun konsep ini tidak populer dan akhirnya diproses amerika setelah sepuluh tahun diteliti. Dan pada Tahun 1980 jamban duduk ini mulai popule ke seluruh dunia dengan sistem menyimpan air pada tabung.

Saat ini jamban duduk akan kamu temukan diseluruh dunia walaupun masih ada jamban jongkok. Dijepang sendiri sudah membuat jamban yang unik dengan lengkap menggunakan teknologi seperti musik dan penyiram otomatis.