Apel Panen Melimpah Tidak Hanya Dari Bibit Unggul

Mempunyi perkebunan Apel Panen Melimpah jarang terjadi mungkin karena belum mempelajari cara untuk bisa panen dengan baik

Buah yang bisa dengan mudah kalian temukan di Indonesia dan dijual dengan harga murah. Rasa dari buah yang manis membuat siapapun kalangannya akan langsung jatuh cinta dengan buah yang unik ini.

Tumbuh dari pohon Malus domestica yang bisa ditemukan didaratan yang lebih tinggi dan dingin. Daging buah yang terbungkus rapi kulit beragam warna dari kuning, Hijau, dan merah dan dagingnya cukup keras.

Buah yang bisa langsung dikonsumsi dan juga bisa menjadi olahan yang sangat menggugah selera. Olahan yang bisa dibuat dari buah ini adalah kue, pai, saus, dan juga minuman segar yang berasal dari ekstram buah.

Siapa yang sudah mengetahui buah yang sedang kami bahas jika kalian menjawab buah Apel. Iya kalian betul sekali karena buah ini memang sangat terkena apalagi di Kota Malang yang terkenal dengan Apel Hijau.

Untuk menanam buah apel tentu saja tidak termasuk hal yang mudah untuk dilakukan. Namun jika sudah panen tentu saja ini akan menjadi hal yang sangat menguntungkan dan tentu saja tidak bisa sembarangan.

Memilih Bibit merupakan hal pertama yang sangat wajib dilakukan sebelum bisa memanem apel. Untuk mudahnya saat ini penjualan bibit apel sudah bisa dengan mudah kamu beli dan banyak yang menjualnya.

Untuk menanam apel tidak bisa disembarangan tempat karena apel cocok ditanam di dataran tinggi. Dengan memiliki suhu yang cukup dingin bisa biji bisa berkecambah, Sedangkan harus ada manipulasi suhu yang dilakukan.

Bagi kamu yang tinggal didataran rendah kamu bisa membungkus bibit apel menggunakan tisu. Lalu kamu bisa perlahan masukan kedalam wadah yang tertutup rapat lalu masukan kedalam kulkas sampai berkecambah.

Setelah biji sudah berkecambah baru bisa dimasukan kedalam pot yang sudah disesuaikan PHnya. Pada saat memasukan bibit kedalam pot dipastikan tidak memberikan pupuk terlebih dahulu dan bisa dirapikan.

Pot yang sudah ada benih bisa diletakan dalam ruangan yang terkena sinar matahari dan jangan lupa disiram. Untuk penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering karena pohon apel tidak suka tanah yang basah.

Setelah menunggu lama dan bibit sudah tubuh sekitar 30 cm baru bisa dipindahkan kelahan yang lebih luas. Buah apel baru bisa dipanen sekitar 4-6 bulan dan dapat dilihat ketika bunga pada pohonnya sudah mekar.

Namun untuk memastikannya lagi bisa dilihat dari ukuran, bau, dan juga warna dari apel. Sekali berbuah pohon apel bisa menghasilakan 6-15 kg buah apel dan pohon apel bisa dipanen kembali setelah enam bulan lagi.