Berhenti Menggigit Kuku Karena Bisa Pengaruhi Kesehatan

Sebuah kebiasaan akan muncul karena sudah terbiasa seperti menggigit kuku ternyata kamu harus Berhenti Menggigit Kuku untuk kesehatan

Tindakan yang dilakukan selalu dengan berulang pastinya akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan ini bahkan akan kamu lakukan tanpa kamu sadari bisa kamu lakukan pada saat keadaaan apapun dan dimanapun.

Yang paling banyak tercatat adalah sebuah kebiasaan untuk menggigit kuku pada jari kita. Diketahui bahwa hampir seluruh dunia tercatat ada 20 sampai 30 persen penduduk yang melakukan kebiasaan menggigit kuku.

Kebiasaan ini dikenal dengan sebutan onychophagia yang dapat terjadi karena beberapa hal. Biasanya para penderita ini biasa terjadi karena mengalami stress, gelisah, dan rasa bosan karena sifat Perfeksionis.

Bahkan kebiasaan ini bisa terjadi karena hal kecil dan sederhana dan harus segera dihentikan. Banyaknya kuman dan juga bakteri yang ada didalam kuku akan bisa ikut masuk kedalam tubuh dan mengikuti aliran darah.

Kuman sendiri memang tidak bisa akan dengan mudah kamu lihat melalui mata seperti bakteri E. coli. Biasanya akan ditemukan dibagian bawah kuku yang akan menyebabkan masalah cukup serius pada bagian lambung.

Apalagi jika kamu menggunakan air liur dan sambil menggigit kuku maka bakteri bisa tiga kali lebih banyak. Bakteri lain seperti staphylococcus, strep, dan coryneform yang tidak bisa menembus kulit namun ditelan.

Karena beberapa bakteri yang semakin banyak masuk kedalam tubuh dan juga ada jamur dermatrofit. Jamur ini biasanya banyak ditemukan pada penderita kurap dan juga bisa meningkatkan resiko flu dan juga pilek.

Perlu kamu ketahui bahwa didunia ini tersebar secara bebas lebih dari 200 jenis flu yang berbeda. Kamu bisa perlahan untuk tidak mengigit kuku lagi pastikan selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun beralkohol.

Tidak hanya membawa penyakit ternyata berdampak buruk kepada gigi dan juga gusi. Kerusakan terutama di gigi depan dan dapat merusak jaringan pada gusi dan bisa membuat kuku juga luka dan alami infeksi.