Bioplastik Ramah Lingkungan dan Aman Untuk Dikonsumsi

Penggunaan Plastik yang Mengancam Dunia Membuat Ilmuan Indonesia menciptakan Bioplastik Ramah Lingkungan Yang aman jika dikonsumsi

Tahukah kamu bahwa ada satu benda yang sangat mengancam kehidupan di bumi tercinta ini. Satu Bahan ini mampu merusak ekosistem dan membunuh banyak sekali makhluk hidup terutama dilautan luas.

Sampah yang selalu kamu gunakan dan sangat banyak sekali dibuang begitu saja dan menimbulkan masalah. Dengan membuang sampah Plastik ini tidak akan menyelesaikan masalah karena sangat sulit terurai.

Paling mudah kamu temui yaitu saat kamu mengkonsumsi mie instan yang pastinya dibungkus dengan plastik. Setelah kamu memasak mie nya tentu saja plastiknya akan kamu buang dan akan menambah pencemaran.

Tahukah kamu bahwa sampah plastik baru bisa diuraikan oleh bakteri pengurai selama 500 tahun. Lama banget bahkan indonesia saja cuma dijajah sama negara belanda dan jepang tidak sampe 400 tahun.

Hal ini membuat salah satu ilmuan Asal Indonesia Isroi, peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia, di Bogor. Dirinya sedang melakukan penelian yang juga sudah mulai dijalankan olehnya di Bogor.

Keinginan untuk menggantikan plastik dalam kehidupan sehari hari sehingga kembangkan BioPlastik. Berbentuk seperti plastik bening namun lebih aman untuk lingkungan karena terbuat dari bahan alami dan aman.

Plastik ini dibuat dengan tujuan untuk menggantikan penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi sampah. Isroi telah melakukan penelitiannya sejak 2017 dan sudah membuat Plastik yang aman untuk bisa dikonsumsi.

Dengan kata lain tidak ada sampah plastik lagi yang menumpuk menjadi sampah karena bisa dimakan. Jika tidak mau dimakan dan dibuang juga akan lebih cepat terurai dan didaur ulang karena terbuat dari bahan alami.

Bahan utama dari pembuatan BioPlastik ini adalah tepung singkong dan tepung tapioka. Hasil penemuannya juga sudah digunakan oleh beberapa pengusahan Dodol di kota Banjarnegara untuk pembungkus dodol.

Jadi dodol bisa langsung dimakan tanpa harus dipisahkan dari plastik terlebih dahulu seperti biasa. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan karena tidak akan menyebabkan sampah dan menjaga lingkungan.

Selain penggunaan Tepung Singkong Isroi juga sudah mulai menggunakan limbah dari industri sawit. Dengan bahan baku ini yang sangat banyak serta selalu tersedia sepanjang tahun membuat Plastik ini bisa dibuat.

Isroi saat ini masih sangat mengkontrol produksi dari Bioplastik ini melalui laboratoriumnya. Dan menurut informasi bahwa BioPlastik ini bisa dikomersilkan setidaknya dalam waktu 2-3 tahun lagi kata Isroi.

Penemuan selanjutnya yang sedang dikerjakan adalah menciptakan pembungkus mie dan bumbu. Jadi tidak perlu lagi membuka bungkus untuk memasak Mie dan saat ini sudah dibuat BioPlastik Berbetuk mangkuk.