Bunga Abadi Edelweis Yang Mampu Bertahan Selama 10 Tahun

Biasanya bunga harus dirawat agar tidak layu namun Bunga Abadi Edelweis bisa tumbuh di tanah tandus dan tahan dalam waktu yang lama

Bunga Edelweis

Bunga memang sangat beragam dan sering dihinggapi serangga seperti Lebah untuk mengambil madu. Bunga juga memiliki aroma yang sangat harum dan di indonesia sendiri bunga juga banyak dimanfaatkan.

Bisa dijadikan obat dan juga hiasan yang bisa mempercantikan sekitar pekarangan rumah. Tidak hanya ada yang wangi bunga yang berbau tidak sedap juga ada di indonesia dan hanya bisa tumbuh ditanah indonesia.

Menarik sekali tentu saja dengan keanekaragaman hayati ini bisa membuat kita menjaganya. Namun bunga termasuk tanaman yang cukup susah untuk dirawat karena membutuhkan perhatian khusus agar tidak layu.

Bunga harus sering dirawat disiram dan juga dijaga agar bisa mekar dengan sempurna. Dan bunga sendiri tidak bisa tahan dengan waktu yang lama dan jika sudah dipisahkan dari akar bunga juga akan layu seketika.

Namun pernahkah kalian tahu bahwa satu jenis bunga yang dikenal dengan bunga keabadian. Kemampuan untuk tahan lebih lama dengan lingkungan yang cukup tinggi biasanya disekitar pengunungan tinggi.

Di Indonesia bunga ini bisa ditemukan di Gunung Gede, Rinjani, Merbabu, dan juga gunung papandayan. Bunga yang akan mekar diketira bulan april sampai agustus dan bunga ini tidak mudah layu bisa mencapai 10 tahun.

Lamanya bunga ini menjadi layu dikarenakan kandungan etilen yang membuat kelopak tidak mudah layu. Bunga abadi ini juga dilindungi undang undang sehingga tidak bisa sembarangan dipetik pendaki.

Bunga Abadi Edelweis

Bunga Abadi Edelweis Yang Sudah Hampir Punah

Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1.Merupakan Undang udang yang mengatur bunga keabadian ini tidak dipetik atau sanksinya adalah hukuman mati.

Dulunya Bunga ini ada didaerah Bromo namun sudah punah semua sehingga perlu dijaga. Pengambilan besar besaran bunga ini juga terjadi pada tahun 1988 di Gunung gede Pangrango dan juga sudah musnah.

Uniknya bunga ini bisa tumbuh di tanah yang tandus karena akar bunga ini sangatlah panjang. Akarnya mirip dengan kaktus yang dipadang pasir memang sangat unik Bunga Abadi Edelweis yang hampir punah ini.