Burung Rangkong Badak Endemik Asli Indonesia Suku Dayak Kalimantan

Indonesia beragam suku dan juga budaya salah satunya adalah suku dayak di kalimantan yang punya satwa endemik Burung Rangkong Badak

Negara indonesia memang sangat terkenal dengan kekayaan flora dan juga fauna yang melimpah. Banyaknya hewan hewan yang cuma bisa ditemukan di Indonesia membuat negara ini menarik perhatian asing.

Tidak hanya satwa yang beragam bahkan ada yang termasuk satwa dilindungi pemerintah. Biasanya satwa yang dilindungi pemerintah adalah jenis satwa yang memang sudah hampir punah seperti badak dan harimau.

Sayangnya banyak dari kebun binatang dan juga penangkaran yang tidak terurus dengan benar. Banyak juga hewan yang semakin sedikit jumlahnya salah satunya yang hanya bisa ditemukan di Sumatra, Kalimantan, jawa.

Burung Rangkong Badak terdiri dari 13 species dan ada 3 species yang hanya ditemukan di Indonesia. Ada beberapa sebutan disetiap daerah tentang nama burung ini yaitu Burung julang, kangkareng, atau enggang.

Salah satu jenis burung yang termasuk memiliki postur tubuh yang besar terutama pada Bagian Paruhnya. Keunikan dari burung ini adalah pada bagian paruh terdapat cula sehingga burung ini disebut burung Badak.

Panjang dari burung ini bisa mencapai 111 cm dan untuk menemukan burung ini indonesia. Ada tiga tempat kamu bisa temukan burung ini yaitu di Sumatra, Jawa, dan juga Kalimantan punya hubungan dengan dayak.

Suku dayak yang ada dikalimantan ternyata punya hubungan khusus kepada jenis burung ini. Burung yang sekujur tubuhnya berwarna hitam hanya bagian ekor yang berwarna putih dengan garis purih melintang.

Tidak ada yang berbeda dari jenis unggas ini terutama betina yang mengerami telur sampai menetas. Sangkar unggas ini berada pada diatas pohon dengan tertutup lumpur dan hanya ditinggali induk dan telur.

Burung Rangkong Badak

Burung Rangkong Badak Yang Sangat Setia

Untuk burung jantan bertugas mencari makan untuk betina yang selalu berada di sangkar. Induknya sendiri baru akan keluar dari sarang setelah semua telur penetas dan burung ini sudah masuk kehewan yang langka.

Burung ini juga terkenal karena kemampuan menyebarkan benih sejauh 100 kilometer. Suku Dayak di Kalimantan juga menganggap burung Rangkong ini suci dan juga melambangkan kekuatan dan kekuasaan.

Menurut suku dayak burung ini menjadi perantara suku dayak dengan leluhur untuk komunikasi. Burung ini juga menjadi inspirasi tarian suku dayak yang terlihat dari kostum tradisional bulu burung Rangkong badak.