Burung Takahe Selandia Yang Sempat Dinyatakan Punah

Sempat dinyatakan sudah punah ternyata Burung Takahe Selandia kembali ditemukan dan memiliki keunikan yang jarang diketahui

Burung Takahe

Kemusnahan bisa terjadi karena beberapa faktor ada yang dari alam ada juga dari Ulah manusia. Melakukan pemburuan liar dan menangkap hewan hewan dalam jumlah banyak untuk kepentingan tertentu.

Hewan yang ditangkap tentu saja akan semakin berkurang sampai akhirnya punah. Biasanya hewan ditangkap karena memiliki nilai dan juga banyak peminat yang tertarik untuk memelihara atau memakannya.

Terkadang juga dipercaya bahwa mengkonsumsi daging hewan bisa membuat tubuh menjadi sehat. Hal ini yang membuat para pemburu berani untuk mengambil hewan yang hampir punah untuk dijual.

Banyak dari hewan di dunia yang sudah mulai terancam jumlah dan habitat tempat tinggalnya. Manusia selalu bertambah membuat tempat tinggal hewan semakin mengecil dan membuat hewan menjadi punah.

Salah satu hewan yang sudah sempat dinyatakan punah kembali ditemukan di selandia. Sejenis hewan burung yang sangat unik dengan bulu yang berwarna biru dan terlihat menyerupai ayam dan juga burung.

Termasuk kedalam jenis burung namun hewan ini tidak memiliki kemampuan untuk terbang. Karena ukuran sayap pada burung ini juga tidak besar dan memiliki ukuran yang cukup besar dengan tinggi 50 cm.

Memiliki berat rata rata 3 kg, kekuatan kaki yang kuat, paruh yang cukup besar, Dan Suara yang kencang. Diketahui bahwa burung ini sudah kembali ditemukan di Selandia baru yang cuma diketahui dari warna bulu cerah.

Sangat jarang ditemukan karena burung ini sudah dianggap punah karena jarang ditemukan. Burung ini dikenal dengan Porphyrio hochstetteri atau disebut takahe yang memilki bulu yang sangat indah dan berwarna warni.

Pada saat burung ini masih kecil memiliki bulu cokelat dan berubah saat memasuki usia dewasa. Bulu bagian bawah akan menjadi biru dan bulu dipunggung berwarna hijau dengan paruh dan kaki yang berwarna merah.

Tidak hanya jarang terlihat bahwa burung ini hanya bisa ditemukan awalnya dalam bentuk fosil. Namun keberadaan burung yang memiliki bentuk seperti bebek namun ukurannya lebih besar ini ditemukan lagi.

Burung Takahe Selandia

Sangat lincah didalam hutan dan memiliki kemampuan berlari dengan sangat kencang. Warna bulu yang kehijauan membuat mudah untuk berkamuflase sehingga sangat sulit untuk terdeteksi oleh predatornya.

Pencarian burung ini terus dicari dan lokasi Danau Te Anau, Pulau Selatan, Selandia baru. Keberadaan Burung Takahe Selandia baru ini berhasil ditemukan dan sebetulnya keberadaan burung ini sudah beda habitat.

Seharusnya burung ini tinggal di rawa bukan tinggal di padang rumput yang ada di pengunungan. Hal ini disebabkan karena adanya manusia yang mengubah rawa menjadi ladang dan membuat burung ini pindah habitat.