Efek Samping Amoxicillin Yang Merupakan Antibiotik Infeksi Bakteri

Pada saat kamu beli obat dokter pasti ditemukan resep Amoxicillin yang merupakan antibakteri ternyata ada loh Efek Samping Amoxicillin

Jika kamu sakit deman, flu dan juga batuk dan melakukan pengobatan ke dokter pasti diberikan resep. Banyak obat yang diberikan oleh dokter salah satunya pasti obat antibakteri yang dikenal namanya obat Amoxicillin.

Amoxicillin obat yang sangat terkenal dinegara mana saja pasti akan ditemukan obat satu ini. Obat ini dipercaya bisa menghentikan kerjanya bakteri yang masuk kedalam tubuh sehingga kita bisa sembuh total.

Tidak hanya memiliki satu jenis namun ada hampir ratusan obat yang sama namun namanya berbeda. Contohnya Penmox, Intermoxyl, Ospamox, Amoxsan, Ampicillin, Piperacillin, Ticarcillin merupakan Amoxicillin.

Kandungan dan fungsinya juga sama untuk menghentikan kerja dari bakteri dan juga virus. Beberapa penyakit seperti Flu dan juga batuk sudah dipastikan akan ada obat ini dalam list resep untuk dibeli dan dikonsumsi.

Beberapa bakteri seperti H. influenzae, N. gonorrhoea, E. coli, Pneumococci, Streptococci, dan beberapa strain dari Staphylococci. Semua bakteri ini pada obat ini yang akan mengatasi bakteri jahat yang didalam tubuh kamu.

Kandungan dari banyak bakteri ini tentu saja aman dikonsumsi sesuai dengan takaran dokter. Sesuai dengan resep dokter dan tidak bisa jika sembarangan dan bisa menjdai racun yang berbahaya untuk kondisi tubuh.

Efek Samping Amoxicillin

Efek Samping Amoxicillin Jika diKonsumsi Berlebih

Dosis sendiri tidak perlu terlalu dijelaskan karena setiap usia berbeda cara pemakaian tergantung instruksi dokter. Setelah mengkonsumsi obat ini kamu akan mengalami efek samping yang tidaklah negatif dan bahaya.

Bentuk reaksi dari efek obat yang bekerja ini membuat tubuh kamu akan memberontak dan meronta. Hal yang paling kecil adalah kamu akan merasa mual, muntah bahkan sampai diare dan alami sakit kepala.

Paling parah dari efek samping dari obat ini adalah insomnia, cemas, dan bingung dan harus ke dokter. Untuk mengkonsumsi obat ini tentu saja kamu harus dalam anjuran dokter dan tidak sembarangan memakannya.