Fenomena Supershear Sebuatan Unik Untuk Gempa Bumi Di Palu

Fenomena alam tidak bisa diduga dan Fenomena Supershear merupakan salah satu bencana yang telah memakan banyak sekali korban di Palu

Masih Ingat dengan bencana alam yang terjadi di Indonesia tepatnya di Kota Palu Sulawesi kemarin. Dampak dari gempa besar tersebut yang langusng disusul Tsunami sangat menakutkan.

Kejadiaan yang terjadi Di Sulawasi Tengah pada 28 september 2018 kemarin sangatlah dahsyat. Bencana tersebut diberikan nama atas kejadian tersebut dengan sebutan Fenomena Supershear.

Gempa biasanya terjadi Tiga sampai Empat kali saja sebelum gunung meletus dan dipalu sangat extrim. Diketahui bahwa gempa dipalu Terdeteksi 15 kali guncangan sebelum terjadi Tsunami.

Tsunami setinggi 1,5 Meter yang menghantam bibir pantai mampu menyapu sedikit permukinan disekitar pantai. Walaupun Tsunami ini tidak sebesar Tsunami yang Terjadi pada tahun 2004.

Kekuatan gempa yang diakibatkan bergesernya Lempengan Bumi yang sangat jarang sekali terjadi. Gempa tersebut berkekuatan 7,4 SR sekaligus menggeser Permukaan bumi secara cepat.

Pergeseran pada lempengan bumi yang sudah menurun kembali menyebar sehingga gempa bumi terjadi lagi. Menurut para ahli, gempa yang terjadi di wilayah Palu dan sekitarnya ini merupakan gambaran dari gempa supershear.

Merupakan gempa yang kecepatannya melebihi kecepatan gelombang geser seismik dan menyebabkan ledakan besar


Fenomena gempa supershear

Fenomena ini sangat langkah dan baru saja ditelitih sebanyak 15 kali selama lebih dari 1 abad. Melalui gambaran satelit Pergeseran yang terjadi dalam waktu 35 detik bisa berjarak 150 Kilometer.

Beberapa Peneliti dari Amerika mengecek dan mengetahui bahwa gempa yang terjadi di palu dalam 4,1 Detik. Universite Savoie Mont Blanc Perancis juga membantu dalam bentuk dari Gambar Satelit.

Terlihat pada gambar satelit jarak yang kena ke kota palu berjarak 30 KM dimana titik utamanya di 180 KM selatan. Garis patahan lurus yang pendek dan halus ini tampaknya jadi penyebab gempa supershear ini.