Jet HiperSonic Boing Yang Memiliki Jarak Tempuh Dengan Waktu Singkat

Untuk melakukan perjalanan jauh tentu saja membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan dengan Jet HiperSonic Boing perjalanan jadi singkat

Siapa yang tidak kenal dengan salah satu pembuat pesawat yang sudah dikenal dunia Boeing. Sebuah gebrakan besar dibuat oleh pihak Boeing untuk rute perjalanan Amerika Jepang yang biasanya memakan waktu.

Setelah melalui penelitian yang cukup panjang menghabiskan waktu selama beberapa dekade. Dalam pertemuan ini diberikan informasi bahwa sudah hampir bisa diciptakan pesawat dengan kecepatan Hipersonic.

Biasanya pada penumpung pesawat akan memakan waktu 11 jam dari amerika ke jepang. Dengan Pesawat Hipersonic ini akan mempersingkat jarak dan waktu penerbangan hanya memakan waktu kurang dari 3 jam.

Tentu saja penemuan ini masih belum bisa direalisasikan dan sudah dalam proses penelitian. Dipercaya bahwa pesawat bisa terbang dengan kecepatan Mach 5, sekitar 3.900 mil per jam dan disampaikan CEO Boeing.

Dennis Muilenburg mengatakan bahwa kemungkinan satu atau dua dekade lagi hal ini akan bisa terjadi. Ini merupakan sebuah ide dan juga gagasan yang bisa menghubungkan dua tempat dengan waktu yang singkat.

Kami juga memiliki gagasan untuk membuat pesawat yang ringan dan mesin pendorong terbaru. Mesin ini akan menjadi penggerak yang berkecepatan tinggi dan mampu mendorong pesawat yang ringan.

Memang belum ada dibuat secara nyata Jet HiperSonic Boing ini tentu saja akan mengubah dunia. Tentu saja hal yang sangat luar biasa pesawat yang super cepat dan tentunya harganya akan sangat mahal jika sudah dijual.

Dengan pesawat ringan dan mesin yang cepat kemungkinan ide pesawat Hipersonic bisa terjadi. Masalah yang harus dihadapi saat ini adalah finansial dan apakah ada perusahaan yang mau bekerja sama.

Tentu saja akan menghabiskan dana yang besar melalui percobaan yang tidak bisa langsung berhasil. Presiden AirLease Corp, John Plueger Merupakan salah satu yang meragukan ide pesawat Hipersonic.

Hal ini akan berpengaruh terhadap harga tiket yang tidak mungkin akan murah dan meragukan. Manusia pada 15-20 tahun mendatang tidak akan berfikir terlalu jauh seperti yang diperkirakan oleh Ceo Boieng saat ini.