Kakatua Jambul Kuning Burung Cerdas dan Nakal

Menjadi jenis burung dikenal dengan kepintarannya Kakatua Jambul Kuning ternyata memiliki kemampuan sama dengan kera Simpanse

Kakatua Kuning

Pada umumnya manusia mengerjakan segala sesuatu menggunakan tangan kanannya dalam segala hal. Memang tidak dipungkiri ada yang menggunakan tangan kirinya untuk melakukan kegiatan yang biasanya.

Mengunakan tangan kiri untuk mengerjakan sesuatu bisanya disebut dengan Kidal. Tentu saja hal ini tergantung dari orangnya dan biasanya orang kidal akan memiliki sisi kreatif yang lebih dibanding orang biasa.

Selain manusia ternyata ada jenis burung yang juga menggunakan kakinya untuk berinteraksi. Kaki yang dikunakan adalah kaki kiri sehingga juga hewan burung ada yang kidal juga dan hal ini sudah dibuktikan ahli.

Apalagi hewan ini juga dikenal memiliki usia yang sangat panjang bisa mencapai usia 100 tahun. Tentu saja tidak masuk akal dimana manusia saat ini saja bisa melewati 70 tahun sudah sangat bahagia untuk bisa diusia 100.

Selain hewan burung yang bisa berusia panjang ternyata hewan kura kura juga memiliki usia panjang. Hewan yang sedang kita bahas ini sangat pintar dan bisa meniru suara dan juga mampu belajar dengan sangat baik.

Bahkan burung yang menjadi primadona karena sangat mudah untuk diajarin oleh pelatih. Memiliki paruh yang bengkok dengan fungsi untuk membelah kulit kacang yang keras bahkan memecahkan batuan dinding.

Burung ini merupakan jenis species yang paling pintar didunia dan bisa diimbangi oleh kera simpanse. Tentu banyak yang sudah tahu bahwa simpanse sangat pintar dan masih tetap diteliti dan dibuktikan jelas.

Kakatua Jambul Kuning memiliki neuron pada otak dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga kemampuan untuk menerima informasi bisa dengan cepat ditangkap dan diingat olehnya hal ini membuat dia kidal.

Kakatua Jambul Kuning

Kakatua Jambul Kuning Yang Sangat Pintar

Hal ini membuat burung ini bisa berdiri sambil satu kaki memegang makanannya untuk dimakan. Keseimbangan tubuh yang dimiliki olehnya ini tentu akan membuatnya bisa beradaptasi dalam lingkungan baru.

Cacatua sulphurea sangat suka mengkonsumsi biji dan juga kacang dan juga gulma tanaman. Ada juga kebiasaan kakatua dengan menggosokan paruhnya ke ranting pohon untuk bisa mempertajam dan kuatkan paruh.

Kacang Macademia sangat dikenal dengan kulit yang keras namun bisa mudah dipecahkan. Hal ini tentu saja akan membuat para petani kacang akan mengalami kerugian karena kekuatan dari paruh burung kakatua.