Katak dan Kodok Perbedaan yang Jarang diketahui Publik

Mungkin kamu pernah mempelajari di sekolah tentang Katak dan Kodok namun ternyata masih banyak yang tidak mengetahui perbedaannya

Sama sama berasal dari telur dan menjalani proses metamofosis sempurna sampai menjadi individu. Hewan yang memiliki suara yang unik saat menandai bahwa sebentar lagi akan mengalami hujan.

Pasti kamu sudah pada tahu hewan apa yang kami bahas ini yang merupakan hewan ampibi. Hewan yang memiliki ledir pada tubuhnya ini memang sedikit menjijikan dan suka melompat berkaki panjang.

Sudah tertebak hewan apa yang kita maksud apakah kalian menebak kodok atau katak. Ternyta kedua hewan yang kalian sebutkan ini adalah hewan yang berbeda dari habitat dan bentuknya berbeda.

Katak atau yang dikenal orang luar yaitu Frog memiliki bentuk tubuh yang mulus dan kering. Habitat dari katak adalah pepohonan dan hutan hutan dengan kaki panjang sehingga katak bisa melompat dengan jauh.

Berbeda dengan Kodok yang disebut Toads yagn memiliki bentuk lebih besar dan berkulit kasar. kaki panjangnya tidak membantunya melmpat jauh karena memiliki badan besar dan tinggal di sungai dan rawa.

Sedangkan diIndonesia perbedaan ini sangatlah jarang diabaikan oleh orang indonesia biasanya. Menurut Amir Hamidy, peneliti reptil dan amfibi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bukan hanya habitat.

Banyak yang beranggapan bahwa katak di darat dan kodok di sungai ternyata adalah salah. Belum tentu hewan ini ditemukan dihabitat tersebut merupakan katak ataupun kodok beberapa hal juga harus diperhatikan.

Dari proses telur sampai menjadi kecebong dan menjadi katak atau kodok dewasa. Keduanya juga bernafas menggunakan kulit dan juga harus berada ditempat yang lembab untuk bisa bernafas.