Kemuning Semakin Punah Karena Tidak Lagi Dibudidayakan

Mungkin kamu pernah mendengar salah satu nama bunga yaitu Kemuning Semakin Punah dan jarang ditemukan karena sedikit dibudaya

Dulu ada satu jenis tanaman yang tumbuh liar dan sering diambil untuk dijadikan obat dan juga Jamu. Namun karena banyak yang mengambil tanaman ini sudah jarang ditemukan bahkan sudah dianggap punah.

Memiliki bentuk yang sekilas mirip dengan salah satu bunga harum yang dijadikan campuran teh. Jika dilihat memang mirip dengan bunga melati namun ini sangat berbeda dan memiliki ciri khas yang lebih spesifik.

Bunga yang memiliki nama latin Murraya paniculata sangat banyak ditemukan di Indonesia. Orang indonesia menyebutnya dengan bunga Kemuning yang saat ini sudah sangat langkah dan susah ditemukan.

Manfaat dari bunga kemuning ini memang sangat luar biasa dan sangat bagus dikonsumsi tubuh. Namun karena lebih banyak yang menggambil dan menggunakan bunga ini sebagai ramuan maka semakin sulit dicari.

Kebiasaan untuk mengambil dan menjadikannya sebagai penghasilan dan tidak menanamnya kembali. Bunga ini termasuk tanaman perdu yang bisa mencapai tinggi 8 meter dan diketahui bunga berasal dari dataran India.

Banyak sekali jenis sebutan untuk tanaman ini seperti kamuning, kemuni, kamoneng, kamoni. Tidak hanya disukai manusia ada beberapa jenis burung yang juga menyukai bunga ini dan dimakan oleh burung.

Tanaman ini juga banyak ditanam didekat sarang lebah dan bisa dijadikan sebagai pelindung. Karena rimbun dan bisa menahan angin kencang dan hampir seluruh bagian tanaman ini bisa dijadikan obat yang berguna.

Beberapa Manfaatnya untuk melancarkan peredaran darah, antibakteri, menghilangkan bengkak, anti-radang, penurun panas, dan penurun kadar kolesterol yang didapatkan dari hasil ekstrak yang dibuat menjadi jamu.