Lilin dari Kemiri Pastinya Banyak Yang Belum Tahu

Banyak dari kalian yang tidak mengetahui bahwa Lilin dari Kemiri memangnya bisa buat lilin menggunakan Bahan Dapur Kemiri

Bagi kamu yang suka memasak tentu saja sangat mengenal jenis bumbu masakan Indonesia. Tahu dong pastinya Kemiri yang biasa dicampurkan kedalam berbagai jenis masakan dari menjadi bahan pengental alami.

Kemiri biasa dicampurkan kepada sup untuk mengentalkan sup dan campuran pasta kari. Bukan pasta mie yang dibuat dan dikonsumsi orang eropa namun pasta merupakan kemiri yang digiling sampai sangat halus.

Tahukah kamu dalam bahasa inggris dikenal dengan nama Candlenut atau kacang lilin. Sebetulnya dari berbagai jenis bahan untuk membuat lilin ternyata zaman dulu bahan utama dalam membuat lilin adalah Kemiri.

Kandungan minyak yang terdapat pada tanaman kemiri ini sangat banyak mengandung lemak. Sehingga sebutan candlenut atau kacang lilin ini sering digunakan untuk membuat lilin untuk peneragan di waktu gelap.

Apalagi pada zaman dahulu listrik masih belum ditemukan sehingga lilin sangat digunakan. Sampai saat ini lilin masih bisa mudah untuk kita jumpai dan selalu digunakan dalam kegiatan tertentu atau aromaterapi.

Karena pada kemiri mengandung 60 persen minyak yang didalam kemiri dan bisa dibakar api. Dan minyak kemiri ini bisa dijadikan untuk penerangan dan cara membuat lilin dari minyak kemiri sangat mudah.

Untuk membuatnya dengan menghaluskan kacang kemiri sampai menjadi halus dengan menggunakan kapas. Kapas bisa kamu rekatkan dengan sebatang lidi atau sebilah bambu tipis lalu disulut dengan gunakan api.

Lilin-dari-Kemiri

Dan Lilin Kemiri juga merupakan salah satu jenis budaya yang masih ada sampai di indonesia. Biasanya sampai sekarang masih digunakan pada perayaan hari raya Idul Adha dan juga Idul Fitri dibeberapa wilayah.

Lilin Kemiri juga sampai sekarang masih diproduksi dengan sebutan palla pallang atau solung. Untuk bisa menemukan lilin ini di Desa Bala, Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat dan dibuat oleh anak anak sekitar.

Konon kabarnya bahwa menyalakan lilin kemiri ini merupakan lambang dari keberkahan. Lilin ini juga tidak dibuat hanya pada hari raya saja namun juga dijual dipasar yang ada di sulawesi untuk menjadi koleksi.