Menanam Pohon Kelapa Ternyata bukan dari Bibit Biji Kelapa

Pasti banyak dari kalian yang tidak tahu bahwa Menanam Pohon Kelapa itu tidak tumbuh dari bibit biji seperti tanaman lain.

Pada saat kamu bertamasya ke pantai apa yang akan kamu temukan selain pasir dan air laut. Tentu saja pohon tinggi dengan buah yang memiliki air yang sangat manis dan menyegarkan dahaga jika dalam kehausan.

Tanaman kelapa sendiri dapat tumbuh sangat tinggi dan memiliki buah yang sangat unik. Untuk bisa memakan daging dan meminum air kelapa tidaklah mudah karena kulit yang melindunginya sangatlah kuat dan tebal.

Untuk bisa meminum air kelapa saja kita harus bisa berkerja keras terlebih dahulu sebelum mendapatkan hasilnya. Buah Kelapa sendiri jika berwarna hijau miliki air yang banyak namun kandungan dagingnya tidak banyak.

Berbeda dengan kelapa yang cokelat atau yang sudah tua kandunga air sedikit namun daging banyak. Walaupun memiliki daging yang banyak namun keras dan kurang sedap dikonsumsi yang dapat dijadikan Santan.

Daun dari kelapa juga berbentuk untik menjari dan tidak begitu rimbun dan melebar besar. Siapa yang tahu bahwa pohon kelapa ini ternyata memilki bunga yang cantik dan banyak yang tidak tahu apa fungsinya.

Kelapa sendiri untuk berkembang biak tidak ada bibit atau hanya menaman buah kelapa. Berbeda halnya dengan singkong yang menanam batangnya saja akan bisa tumbuh dan akhirnya bisa untuk dipanen.

Bunga Pada bagian kelapa inilah yang berperan penting untuk kelestarian dari pohon 1001 fungsi ini. Semua bagian dari kelapa ini bisa digunakan dari bagian akar sampai dengan ujung daun semua bisa dimanfaatkan.

Menanam Pohon Kelapa

Menanam Pohon Kelapa Sangat Menguntungkan

Dari Kelapa saja sudah bisa dibuat berbagai jenis kerajinan yang bisa membantu ekonomi warga pesisir. Indonesia sendiri merupakan kepulauan besar yang bergabung menjadi satu yang dikenal NKRI.

Bunga ini selain untuk proses perkembangan ternyata bisa dimanfaatkan menjadi bahan lain. Pasti banyak yang tidak menyangkah bahwa bunga kelapa bisa dibuat menjadi alkohol atau tuak dan juga cuka masakan.

Melalui proses pemilihan bibit yang minimal 4 tahun dan mulai untuk difermentasi. Tenyata selain Tuak dan juga Cuka ternyata juga bisa dibuat menjadi gula karena kandungan gula yang keluar saat fermantasi.