Mengguncang Bayi Berbahaya Kerena Beresiko Cedera Otak Serius

Sering dilakukan tanpa disadari ternyata mengangkat anak bayi dan Mengguncang Bayi Berbahaya terhadap Otak dan Bisa mengakibatkan Cedera Internal

Mengguncang Bayi

Bayi memang kecil dan sangat menggemaskan dan siapa yang tidak ingin memegangnya. Ada sebuah kebiasaan dimana bayi yang digendong lalu diguncang guncangkan ternyata sangatlah salah dan tidak boleh dilakukan.

Jika Terlalu kencang mengguncang bisa menyebabkan cedera otak serius yang tentu nya tanpa sengaja. Hal ini dalam medis disebut dengan istilah shaken baby syndrome atau juga abusive head trauma dan lainnya.

Kecil dan mungil merupakan hal yang dimiliki bayi namun bayi juga masih belum memiliki tubuh yang kuat. Terutama pada bagian kepala dan juga otak yang bisa sangat rentan karena sedikit guncangan bisa berbahaya.

Untuk itu anak bayi sangat butuh perhatian perlu dijaga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Cedera bisa datang dari kejadian apa saja bisa saja dari pukulan, terjatuh, terlempar, dan atau terguncang dengan keras.

Mengguncang bayi termasuk kedalam kegiatan tindak kekerasan kepada bayi dan ini berbahaya kepada bayi. Tubuh kecil dan rentannya tidak akan bisa menahan impact yang dilakukan oleh orang tua atau pengasuh bayi.

Kerusakan pembuluh darah dan juga saraf bisa terjadi saat guncangan yang terlalu keras. Jaringan otak yang bermasalah kemungkinan berpotensi besar otak akan mengalami pendarahan internal.

Usia bayi rentan dan saat ini sudah tercatat ada 25% kejadian shaken baby syndrome di usia 0-12 bulan. Perlu diperhatikan ketika bayi berusia 3-8 bulan disini merupakan masa aktif bayi sudah mulai bergerak gerak.

Mengguncang Bayi Berbahaya

Tidak tertutup kemungkinan anak 1 tahun juga bisa mengalami shaken baby syndrome. Banyak kesalahan seperti untuk menenangkan bayi orang tua atau pengasuh akan mengguncang guncang bayi sampai terdiam.

Beberapa gejala yang bisa terlihat jika bayi mengalami syndorm ini terlihat dari perdarahan retina. Ada juga terlihat patah, atau retak tulang kepala, dan perdarahan otak memang mengerikan dan bisa membutakan bayi.

Pertumbuhan bayi juga akan terhambat, sulit berkomunikasi, kehilangan pendengaran, Dan memori Terganggu. Memang saat anak bayi tidak akan terlihat namun biasanya akan terlihat jelas ketika mulai masuk sekolah.