Mitologi Putri Duyung Sejarah Awal Cerita ini Berkembang

Mungkin bagi kamu yang sangat tertarik dengan Mitologi Putri Duyung biasanya hanya ditemukan di cerita buku anak atau di film animasi anak

Putri Duyung

Mendegarkan kata putri duyung pastinya langsung terpikir dengna film animasi disney. Mermaid juga merupakan sebutan untuk makhluk yang setengah badan manusia dan tidak memiliki kaki seperti ekor ikan.

Digambarkan cantik dan membuat banyak anak anak terkagum dengan bentuk putri duyung. Tidak semua digambarkan sesuai dengan animasi Mitologi Putri Duyung sangat jauh berbeda bahkan kepribadiannya.

Salah satu jenis penggambaran putri duyung menurut peradaban yunani kuno yang dikenal Oddysey. Dalam karakter ini putri duyung diketahui memiliki nama yaitu siren bentuknya seperti burung dengan sayapnya.

Terbang dan menggoda para pelaut dengan seiring berjalannya waktu siren digambar berbeda. Dirinya digambarkan memiliki ekor ikan dan memiliki kepribadian yang jahat namun juga ada sisi baik darinya.

Ada juga cerita dimana sering mengganggu pelaut yang sedang melaut dilautan luas. Kadang Siren akan datang dan juga membantu pelaut sehingga bisa kembali dengan selamat ke daratan tidak semua jahat.

Seorang penjelajah ternama Chistopher Columbus juga pernah melihat sosok putri duyung. Dirinya mengakui bahwa pernah melihat putri duyung saat dirinya sedang melakukan perjalanan ke republik dominika.

Penampakan putri duyung yang dikenal dengan sebutan Manatee yang merupakan jenis mamalia. Mamalia ini termasuk kedalam ordo Sirinia yang diambil dari kata siren yang merupakan kepercayaan yunani kuno.

Ternyata ada cerita tentang putri duyung yang bernama siren dirinya pelayan para dewa yunani. Dirinya awalnya manusia yang menjadi seorang pelayan dari putri Zeus dan Dementer yang dikenal Perfeson.

Waktu itu Perfeson sudah diculik olek hades atau dewa kematian yunani dan dementer cemas. Lalu Siren yang diutus untuk mencarinya diberikan sayap oleh dementer sehingga siren bisa terbang dan mencari perfeson.

Mitologi Putri Duyung

Pencarian ternyata tidak pernah berhasil dilakukan sehingga dirinya tidak berani pulang. Dirinya menetap disebuah pulau Athemoissa dan dirinya selalu bernyanyi jika ada pelaut yang melintas nyanyiannya mematikan.

Pada saat odyssey melewati daerah tersebut dirinya mengetahui soal nyanyian siren. Sehingga dirinya meminta semua kru kapal untuk tidak mendegarkan nyanyian siren dan menutup telinga mereka dengan erat.

Walaupun hanya legenda yang lama namun kembali diperbincangkan setelah penemuan Christoper Colombus. Namun penemuan tersebut sebetulnya bukanlah putri duyung namun lebih tepatnya lembu laut.