Penciuman Super Anjing dalam mencari Pengidam Kanker

Selain mencari bom dan juga obat berbahaya ternyata Penciuman Super Anjing juga bisa membantu ilmu kesehatan dalam mencari kanker

Hewan yang dikenal sebagai salah saatu sahabat terbaik manusia ternyata memiliki kemampuan yang bagus. Anjing sering digunakan sebagai hewan peliharaan dengan latihan yang ketat untuk difungsikan oleh pihak polisi.

Pelatihan untuk bisa membuat anjing mengendus berbagai benda asing seperti narkoba atau Bom. Dikenal memiliki penciuman dari moncongnya tersebut hewan ini dikenal selalu tepat mencari sumber yang dibutuhkan.

Saat ini di Israel anjing dilatih untuk bisa menemukan penyakit kanker hanya dengan air ludah. Anjing yang digunakan hanya jenis tertentu yaitu Labrador, Spaniel, dan Vizsla Hungaria merupakan anjing pencium terbaik.

Anjing jenis tersebut diketahui memiliki indra penciuman yang tajam mencapai 93 persen. Sehingga memilih anjing tersebut untuk dilatih adalah merupakan bukan hal yang sia sia karena bisa dimanfaatkan dengan baik.

Pelatihan penciuman air liur ini dilakukan untuk menemukan orang yang sudah terkena penyakit. Sehingga bisa lebih cepat dilakukan perawatan yang lebih maksimal kepada pengidam kanker setelah terdeteksi anjing.

Cara kerja dari pengujian ini adalah masyarakat bisa mengirimkan air liurnya ke Prognose 220 Mill. Dimana Air liur tersebut akan di Endus oleh anjing dan kamu wajib membayar 399 Shekel atau senilai Rp 1,5 juta.

Pembayaran harus dilakukan baik kamu ada mengidam kanker atau tidak sebagai uang mengecek kesehatan. Cara mengetahui bahwa air liur tersebut memiliki ancaman Kanker anjing akan diam sebagai petanda.

Penciuman Super Anjing Setelah dilatih Dengan Benar

Dengan diam menandakan bahwa air liur tersebut mengadung kanker dan harus segera dicegah. Yael Dror Alon merupakan salah satu orang yang berpartisipasi mengidam kanker oleh anjing namun tidak ada hasil.

Namun setelah dilakukan penelitian oleh rumah sakit tidak ditemukan bahwa Yael Dror Alon mengidam kanker. Percobaan ini juga sempat dilakukan di Inggris untuk mendeteksi juga nafas dari manusia.

Dengan menggunakan 9 ekor anjing percobaan ini mendapat dukungan Organisasi Medical Detection Dogs dan rumah sakit Milton Keynes. Diharapkan dengan pelatihan ini mampu menemukan penyakit berbahaya lainnya seperti Parkinson dan Malaria.