Pengenalan Penyakit Asam Urat Pengobatan dan pengontrolan

Hobi Berita ~ Kondisi kelebihan atau kekurangan kadar asam urat dalam plasma darah memang sering menjadi indikasi adanya penyakit atau gangguan pada tubuh manusia. Penyakit Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Penyakit ini sering menyerang manusia pada umur 35 ~ 40 tahun keatas.

ASAM URAT

Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tetapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini.

Penyakit asam urat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

ASAM URAT

Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.
Penyebab dari rasa sakit ini ditimbulakan akibat tusukan kristal-kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumpukan kristal asam urat yang dikeluarkan oleh ginjal tadi.

Ciri – Ciri Penyakit Asam Urat

Berikut ciri – ciri penyakit asam urat :

  • Persendian terasa ngilu, nyeri, kesemutan, linu bahkan hingga sampai bengkah dan kemerahan dikarenakan asam urat sudah mulai meradang.
  • Nyeri pada persendian yang terjadi pada pagi hari ketika bangun tidur atau pada malam hari bisa saja merupakan gejala asam urat.
  • Nyeri pada persendian yang terjadi secara berulang-ulang.
  • Nyeri terasa di persendian kaki, tangan, tumit, serta siku.
  • Jika nyeri yang dirasakan sudah begitu sakit biasanya si penderita menjadi kesulitan untuk bergerak.

Pantangan Konsumsi Makanan Bagi Penderita Penyakit Asam Urat

ASAM URAT

Untuk penderita penyakit asam urat ini terdapat beberapa makanan yang harus di jauhi dalam rangka pengontrolannya

  • Jeroan seperti otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat.
  • Seafood (Makanan – makanan laut) seperti udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, kerang, sotong, remis, tiram, ikan teri, ikan sarden.
  • Riverfood (Makanan sungai) seperti : ikan lele, belut, udang, kepiting dan keong.
  • Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
  • Makanan yang sudah dikalengkan seperti kornet sapi, ikan sarden, daging sapi dan daging babi.
  • Daging kambing, daging anjing, daging babi, daging sapi, daging kerbau dan daging kuda,Bebek, angsa dan kalkun Burung dan kelelawar.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tahu, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge dan emping/melinjo.
  • Sayuran contoh kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong/ubi, daun pepaya, kangkung dan cabe/lombok.
  • Krim, es krim dan kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
  • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
  • Makanan kaya protein, lemak dan darah.

Pengobatan Penyakit Asam Urat

ASAM URAT

Untuk Penobatanya sendiri Kombinasi obat-obatan dari dokter serta perilaku hidup sehat umumnya terbukti ampuh dalam menurunkan kadar asam urat dan melarutkan kristal-kristal tajam yang telah terbentuk. Dengan kombinasi tersebut, maka diharapkan pasien penyakit asam urat tidak lagi mengalami kambuh.

Untuk mengontrol Zat Purin yang ada didalam makanan breikut adalah hal yang dapat anda lakukan

  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti tomat, kentang, yogurt dan pisang.
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan stroberi.
  • Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong/ubi dan roti.
  • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup.
  • Jangan minum aspirin.
  • Jangan bekerja terlalu keras/kelelahan.
  • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tetapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup.
  • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.
  • Makanan yang aman dimakan, beberapa di antaranya adalah: nasi, ikan yang bersirip dan bersisik, daging ayam, telur, keju, susu dan beberapa buah-buahan.
  • Hindari minuman dan makanan beralkohol.
  • Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
  • Banyak minum air putih minimal 8 – 10 gelas per hari, karena dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.