Penguin Terkecil Didunia Ternyata Berasal dari Afrika

Tahukah kamu bahwa hewan Burung yang tinggal Di Artic ini bukan yang pertama ditemukan manusia namun Penguin Terkecil Didunia ini yang pertama ditemukan

Salah satu burung yang tidak bisa terbang namun sangat jago berenang dan tahan dingin. Pasti sudah pada menebak bahwa hewan ini merupakan burung yang tinggal di antartika yaitu Penguin yang sangat lucu.

Ternyata burung ini bukanlah yang pertaa kali ditemukan oleh manusia pada zaman dahulu. Hal Ini disebabkan oleh pengetahuan tentang pergi ke antartika belum diketahui dan lokasinya sangat dingin untuk manusia.

Pertama kali ternyata penguin ditemukan diafrika namun tidak berarti penguin ini paling tua. Namun penguin ini menjadi hewan yang pertama kali ditemukan dan sekligus menjadi penguin terkecil didunia.

Tinggi badan burung ini 61-69 sentimeter dan beratnya hanya mencapai 2-5 kilogram. Penguin sangat mudah dikenali karena warna kaki yang hitam mendapatkan nama Penguin afrika karena memang berkembang disana.

memang termasuk kedalam jenis burung yang tidak bisa terbang dan memakan ikan. Bisa ditemukan di banyak kebun binatang dnegna habitat yang sudah disesuaikan karena pengguin ini bukan berhabitat salju.

Keunikan dari burung ini adalah bentuk tubuh dan juga bulu yang berbeda dengan saudaranya. Pengguin sendiri ada yang tinggal di tempat tropis dan juga ada yang tinggal di kutub dan bisa berenang dengan sangat baik.

Tentu saja bisa dilihat dari tempat tinggal para hewan unggas ini dan keduanya memang makan ikan. Dan setiap pengguin memiliki keunikannnya sendiri dengan ciri yang terlihat pada bagian kepalanya.

Hewan lucu ini juga memiliki julukan dari ilmuan yaitu Spheniscus demersus. Keunikan dari penguin ini adalah bulunya yang tipis tidak seperti saudaranya di artik yang memiliki kulit dan bulu yang tebal.

Keunikan lain dari penguin ini adalah memiliki kantung mata yang berwarna merah. Kantung ini berfungsi untuk menyimpan darah jika suhu terlalu tinggi sehingga bisa didinginkan oleh udara sekitar.

Pada bagian tubuhnya juga terdapat bintk bintk berwana hitam yang menjad ciri khas mereka. Setiap pengguin mempunyai titik yang berbeda sama seperti manusia yang memiliki sidik jari yang tidak akan sama.