Resiko Permen Karet Yang Dikunyah Yang Jarang Diketahui

Banyak mungkin dari kalian yang mengetahui dengan jelas tentang Resiko Permen Karet yang sering dikonsumsi dan sering juga dikunyah

Permen Karet

Rasa manis yang sangat disukai namun memiliki tektur yang lentur dan enak untuk dikunyah. Saat dimakan biasanya akan dibuat dalam bentuk gelembung balon lalu dikunyah kembali dan membuat balon kembali.

Biasanya memakan permen karet dapat membuat nafas menjadi segar tanpa bau mulit. Rasa manis yang dihasilkan oleh campuran pemain dan diciptakkan untuk tidak ditelah berbeda dengan permen untuk dimakan.

Tentu saja dalam pembuatan permen karet sudah di awasi oleh lembaga untuk kemanannya. Karena banyak yang menciptakan permen karet dengan pewarna dan juga rasa yang berlebih sehinggai berbahaya.

Apalagi permen karet juga memiliki pengawet yang terkandung didalam sehingga perlu dikontrol. Mengkonsumsi permen karet juga sangat bagus untuk otak terutama dalam kesiagaan, pemahaman, dan keputusan.

Ada juga penelitian yang mengatakan resiko permen karet juga bisa membuat tugas lama selesai. Namun konsentrasi bisa lebih terjaga dan lebih fokus dan ketika dikunyah rasa stress dan suasana hati membaik.

Ada juga permen karet yang bebas gula dan tentu saja bagus untuk kesehatan mulut dan gigi. Gula yang berlebih sangat berbahaya jika dimakan karena gula bisa membuat gigi rusak dan penyakit diabetes.

Mengunyah permen karet juga bisa membuat mulut kita lebih banyak menghasilkan air liur. Apalagi permen karet yang memiliki kandungan xylitol yang bagus untuk memproduksi air ludah dalam jumlah banyak.

Resiko Permen Karet

Namun dalam mengkonsumsi permen karet ada beberapa masalah yang sering terjadi. Selain dari kandungan gula yang kita sebutka yang tentu saja tidak baik apalagi mengkonsumsi permen karet terlalu sering dilakukan.

Bahkan permen karet saja dilarang di Negara Singpura karena membuat kotor negaranya. Ada juga penyakit dari makan permen karet yaitu kesalahan rahang yang disebabkan karena mengunyah timbul rasa sakit.

Adapun kepala yang seling sakit dan mengalami migran karenanya adanya tekanan kepada kepala. Hal ini disebabkan karena kebiasaan dalam mengunyah permen karet secara berlebih dan tentu saja harus dikontrol.