Serangga Pembuat Obat Ternyata Hewan Kecil Semut

Pasti kalian pada belum tahu bahwa ada Serangga Pembuat Obat yang bisa mengobati diri sendiri dan juga koloninya jika mengalami luka

Serangga memang sering membuat kita merasa kesal karena bisa sangat mengganggu sekali. Baik dari mengganggu tanaman, hewan, dan juga manusia akan mengalami permasalahan yang mirip karena serangga.

Hewan kecil yang memang terlihat kecil namun juga ada serangga yang bisa mematikan. Beberapa jenis serangga ada yang bisa terbang ada juga yang tidak bisa terbang seperti hewan kecil yang hidupnya ramai ramai.

Tentu saja hewan kecil ini sangatlah dikenal baik oleh manusia karena warna hitam dan merahnya. Biasanya hewan kecil yang berwarna merah akan lebih agresif dan akan melawan dengan menggigit yang pasti sakit.

Sedangkan hewan kecil yang berwarna hitam lebih kalem dan tidak terlalu menyerang jika diganggu. Hewan kecil ini hidupnya berkoloni dan jumlahnya sangatlah banyak dan tentu saja dipimpin oleh seorang Ratu.

Tugas dari ratu hanya makan dan bertelur dimana yang lain akan bekerja mencari makanan. Membangun sarang yang cukup luas juga akan dilakukan oleh semut yang disebut semut pekerja seperti hewan Lebah.

Semut terkenal karena menyukai makanan yang manis dan dimana ada gula disitu pasti ada Semut. Karena hidup berkoloni memang tidak menutup kemunginan koloni ini tidak akan mengalami masalah besar.

Misalnya diserang banjir besar dan akan menenggelamkan semua semut walaupun ada yang selamat. Dalam keadaan yang terluka ternyata semut bisa bisa membuat obat sendiri untuk mengobati dirinya dan juga koloni.

Sakit yang biasa dialami oleh semut memang tidak hanya bisa didapat dari bencana alam saja. Namun juga ada masalah seperti mengkonsumsi atau menginjak spora yang bernama Beauveria bassiana yang termasuk jamur.

Serangga Pembuat Obat

Serangga Pembuat Obat Ternyata ada di sekitar

Rasa sakit yang akan langsung dirasakan oleh semut dan ternyata ada obat penyembuhan yang dibuat semut. Senyawa kimia yang dibuat untuk membunuh jamur yang dikenal dengan senyawa hidrogen peroksida.

Bagaimana semut mendapatkan senyawa tersebut ternyata didapat dari makanan yang dimakan semut. Nektar dan embun madu memiliki cairan manis yang dibuat oleh kutu daun dan dikumpulkan untuk diternak.

Penelitian juga menemukan hasil semut sakit akan lebih memilih minum air dengan senyawa. Dibandingkan dengan semut yang mengkonsumsi secara langsung senyawa tersebut jauh lebih lama untuk bisa sembuh.