Sikas Makanan Beracun Yang diKonsumsi Orang Jepang

Banyak yang tidak tahu tentang Sikas Makanan Beracun dari daun sampai batang ternyata bis diolah dan dimana oleh orang jepang

Negara matahari terbit ini sepertinya sangat suka makan makanan yang unik dan tidak biasa. Banyak yang mengetahui bahwa negara ini bisa memproses ikan buntal atau fugu yang beracun menjadi makanan enak.

Ternyata makanan laut ini bukanlah yang terburuk di jepang karena ada penduduk Amami ?shima. Penduduk yang berada di pulau ini juga mengkonsumsi tanaman beracun yang pada bagian biji tanaman ini.

Yang biasa akan mereka konsumsi adalah seluruh bagian bisa diolah menjadi makanan enak. Cara untuk menghilangkan racun pada tanaman ini sudah ada sejak jaman leluhur dan sudah menjadi warisan keluarga.

Tumbuhan yang mereka konsumsi adalah Sikas yang mampu tumbuh tanpa memerlukan air sedikitpun. Untuk mengeluarkan racun dan biji dari tanaman ini adalah dengan dijemur kering dan akhirnya difermentasi.

Dahulu untuk melakukan penjemuran masih menggunakan cahaya matahari secara tradisional. Saat ini karena perkembangan jaman sudah bisa dibantu dengan mesin sehingga proses pengeringan lebih cepat.

Menjadi salah satu jenis makanan yang sangat penting dalam keadaan darurat disebuah pulau. Sikas Makanan Beracun yang jika tidak diolah dengan benar bisa membuat yang mengkonsumsinya meninggal cepat.

Hasil yang difermentasi baru biasanya diolah dan dijadikan produk untuk dimakan dan aman. Melalui proses yang cukup panjang untuk bisa menetralkan racun yang berada pada biji sebelum digiling jadi tepung.

Tanaman yang sudah kering akan dijadikan tepung terlebih dahulu sebelum diproses jadi makanan. Karena menjadi tepung maka banyak sekali makanan yang dapat dibuat dari mie, kue, bahkan Mochi.

Ada juga yang dibuat sampai menjadi bubur untuk dikonsumsi menjadi makanan yang khas. Ternyata Tanaman ini pernah menyelamatkan mereka pada zaman dulu ketika mengalami krisis makanan pokok.

Para penduduk sangat menghargai makanan ini menjadi salah satu makanan terakhir untuk mereka. Dulunya hasil panen semuanya harus diberikan kepada pemerintah sehingga tidak ada yang bisa dimakan.