Sugar Glider Hewan Mamalia Butuh Perawatan yang Extra

Cara Memelihara Hewan Mamalia Sugar Glider ternyata membutuhkan Perawatan yang tidak gampang karena banyak Resiko yang dihadapi

Kecil dan unik tentunya memiliki kekuatan super yaitu bisa terbang dari satu pohon ke pohon lain. Termasuk hewan yang memiliki kantug dan aktif dimalam hari atau disebut dengan nokturnal.

Di Indonesia sendiri sudah sangat banyak pecinta hewan kecil satu ini karena keunikannya. Hewan saatu ini memliki kulit yang menyatu pada kakinya dan berfungsi sebagai parasut.

Sandi Yuga Barkah Koordinator Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia (KKPSGI). Menyatakan bahwa hean satu ini tidak mudah untuk dipelihara karena beberapa hal ini.

Memiliki Bau yang Tidak biasa

Pejantan memiliki bau yang khas yang bisa melekat pada tubuh dibandingkan jenis betina. Hewan mamalia ini mulai memunculkan baunya pada bulan 6-7 bulan.

Untuk menentukan hewannya sudah memliki bau atau belum dapat dilihat pada Lehernya. Mamalia yang memiliki warna kuning pada leher dipastikan memiliki wana bau yang akan melekat pada tubuh kita.

Bau dari Possum ini sangat sulit untuk dihilangkan walaupun kamu sudah membersihkan diri dengan Mandi.

Kebiasaan Buang air besar dan kecil sembarangan

Hewan satu ini tidak seperti hewan mamalia lainnya seperti anjing ataupun kucing. Karena sudah hal biasa jika hewan ini buang kotoran sesukanya bahkan ditangan orang lain.

Kotoran dan Kencing yang dikeluarkan sebagi tanda bahwa daerah tersbut merupakan daerah kekuasaannya. Dn Possum ini sangat sulit untuk diajar untuk tidak sembarang buang kotoran.

Sugar Glider Memiliki Kebiasaan lain

Kebiasaan buruk lainnya adalah hobina yang suka menggigit dan berisik karena diganggu. Namun memiliki sifat yang sangat unik yaitu sangat akif untuk diajak bermain dan berlatih.