Tradisi Jepang Gosekku Menyambut hari Anak Pria dan Wanita

Selain Tradisi gulat jepang atau dikenal dengan sumo ternyata setiap tahun jepang dua kali ada merayakan Tradisi Jepang Gosekku

Negara Jepang memang memiliki beragam kebudayaan yang sangat banyak untuk diceritakan. Walaupun di indonesia sendiri kebudayaan tidak terlalu dijaga dan diperhatikan oleh pemerintah namun sangat terkenal.

Di negara matahari terbit ini memiliki sebuah tradisi yang sangat berbeda dan sangat unik. Pada saat merayakan hari anak yang diadakan sebanyak dua kali setiap tahun ada sesuatu yang mereka gantungkan ditiang.

Biasanya yang digantung disebuah tiang adalah bendera yang terbuat dari kain yang menjadi lambang negara. Namun dalam perayaan hari anak di jepang menggunakan sebuah kain yang dibentuk menjadi seperti ikan.

Tradisi ini juga memiliki sebutannya yaitu hanamatsuri yang dilakukan setiap tanggal 5 mei. Tanggal Lima untuk anak laki laki dan untuk tanggal 3 maret untuk anak perempuan dan sebutannya juga berbeda.

Untuk perempuan sebutannya adalah Hanamatsuri sedangkan untuk pria Tango No Sekku. Dari kedua perayaan ini juga sangatlah berbeda untuk hanamatsuri yaitu menggunakan sebuah boneka Hinaningyo.

Boneka tersebut akan digunakan untuk menghiasi rumah perempuan berbeda dengan pria. Pada saat tanggal 5 mei akan terliha bendera yang berbentuk seperti ikan yang diperingati untuk kebahagiaan.

Tradisi ini sebetulnya hanya tradisi perubahan musim dari semi ke panas yang disebut dengan Gosekku. Untuk Bendera ikannya juga memiliki nama KoiNobori yang memiliki bentuk seperti ikan koi atau ikan mas.

Tradisi Jepang Gosekku Yang masih terjaga tradisinya

Ikan ini memiliki makna dan simbol kekuatan, keberanian, dan juga makna keberhasilan. Ada juga legenda china yang mengatakan bahwa ikan koi atau ikan mas yang berenang kehulu melawan arus akan jadi seekor naga.

Dijepang juga memiliki filosofi tersendiri tentang ikan mas atau ikan koi ini yaitu Koi No Takinobori. Yang memiliki makna sangat berhasil dalam kehidupannya dan saat ini diibaratkan sebagai anak laki laki.

Pada perayaan ini akan ditemukan makanan yang speciall yaitu kashiwa mochi. Mochi yang diisi dengan kacang dan dibungkus menggunakan daun dari pohon EK dan juga ada Chimaki atau kue beras yang terbungkus bambu.